Mengenal Analisis Teknikal

(Last Updated On: 18 Juni 2018)

Mengenal Analisis TeknikalBagi anda yang nantinya kelak ingin menjadi seorang trader saham yang sukses maka ada baiknya anda mengenal analisis teknikal terlebih dahulu. Mengenal analisis teknikal harus didalami oleh seorang trader karena menjadi dasar dari trading saham itu sendiri.

Terkadang masih banyak dari anda yang bingung dan menganggap analisis teknikal merupakan suatu hal yang sulit untuk dimengerti dan dipahami.

Namun sebenarnya di balik semua kesulitan yang ada. Analisis Teknikal memberikan manfaat yang besar dan sudah dirasakan oleh ribuan traders di seluruh dunia.

Oleh karena itu jangan mau ketinggalan untuk mengenal analisis teknikal itu sendiri.

Mari kita mulai mengenal analisis teknikal secara lengkap dan rinci:

Definisi Analisis Teknikal:

Agar anda lebih mengerti langsung saja kita lihat definisi dari ANALISIS TEKNIKAL itu:

Suatu metode analisis yang digunakan untuk mempelajari perilaku pasar melalui sebuah media grafik atauchart yang bertujuan untuk mencari peluang serta arah pergerakan harga kedepan berdasarkan siklus harga sebelumnya.

3 Jenis Chart dalam Analisis Teknikal

Tidak dapat dipungkiri bahwa chart atau yang kita kenal dengan kata grafik sudah menjadi makanan sehari-hari dari para trader. Bagi anda yang belum terlalu mengenal analisis teknikal pasti belum mengerti mengenai ketiga grafik yang menjadi dasar dari analisis teknikal. Oleh karena itu dibawah ini merupakan 3 Jenis Chart yang ada  di dalam Analisis Teknikal:

1. Line Chart 

Line chart merupakan grafik dasar pada analisis teknikal. Line chart memberikan informasi tentang harga penutupan pada periode tertentu. Chart ini dibentuk dengan cara menghubungkan harga penutupan setiap periodenya.

Biasanya Line Chart digunakan untuk:

1. Mempelajari trend jangka panjang

2. Membandingkan berbagai variabel dalam grafik.

2. Bar Chart

Bar chart memberikan informasi yang lebih lengkap bagi para trader dibandingkan Line Chart. Bar chart memberikan informasi tentang rentang harga perdagangan (High & Low) serta harga pembukaan dan penutupan. Walau lengkap, bar chart sendiri terkadang lebih sulit diamati karena biasanya disajikan hanya dalam satu warna dan garisnya yang tipis.

Sumber: http://www.belajarcuan.com

3. Candle Stick Chart

Grafik ini paling banyak digunakan oleh para trader di seluruh dunia. Grafik ini memberikan data yang paling lengkap serta memiliki tampilan visual yang paling mudah untuk diamati. Candle stick memberikan informasi yang sama lengkapnya dengan Bar Chart, yaitu rentang harga, harga pembukaan dan penutupan.

Dibawah ini merupakan bagian-bagian dari candle stick chart:

Mengenal Analisis Teknikal
Sumber: www.epitometrading.com

Dibawah ini adalah contoh perbandingan pergerakan harga saham yang disajikan dengan jenis chart yang berbeda:

Mengenal Analisis Teknikal
Line Chart
Mengenal Analisis Teknikal
Bar Chart
Mengenal Analisis Teknikal
Candle Stick Chart

Konsep Dasar Analisis Teknikal:

Ada 3 hal mendasar yang wajib diketahui dalam analisis teknikal diantaranya adalah:

1.Trend

Trend adalah kecenderungan arah grafik secara keseluruhan pada pergerakan harga saham. Ada 3 jenis trend dalam analisis teknikal yaitu:

1. Up (Bullish)

Harga saham cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Bila anda membeli saham pada saat saham tersebut dalam trend bullish maka kecenderungan anda untuk merugi akan sangat kecil.

Dibawah ini adalah contoh dari grafik pergerakan harga saham Bullish :

Mengenal analisis teknikal

2. Down (Bearish)

Harga saham cenderung untuk menurun dari waktu ke waktu. Kondisi ini adalah saat tersulit untuk melakukan trading saham. Setiap keputusan anda dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar bila memutuskan untuk trading pada saham yang sedang bearish.

Grafik pergerakan harga saham dibawah adalah contoh trend bearish :

Mengenal Analisis Teknikal

3. Sideways

Kondisi ini terjadi saat harga saham cenderung stabil pada harga tertentu. Jadi saham tersebut akan memantul naik saat menyentuh garis support dan memantul turun saat menyentuh garis resistance. Pola ini akan berhenti pada saat harga melewati garis support atau resistance saham tersebut.

Mengenal Analisis Teknikal

 

 

 

Cara para trader dan analisis untuk menentukan trend dari suatu saham adalah dengan cara mengidentifikasi harga tertinggi dan terendah dari sebuah saham lalu menarik garis lurus berdasarkan titik yang telah ditentukan tersebut.

2. Resistance

Resistance adalah titik dimana kemungkinan besar menjadi harga tertinggi dari suatu saham pada periode tertentu. Setelah menyentuh titik resistance maka besar kemungkinan harga suatu saham akan memantul turun. Pada saat inilah merupakan saat yang tepat untuk Sell (menjual) suatu saham.

Namun bisa juga saham tersebut menembus titik resistance tersebut dan melanjutkan kenaikannya dan pada saat inilah anda sebaiknya membeli saham tersebut karena kemungkinan besar saham tersebut akan memasuki trend bullish.

3. Support

Kebalikan dengan titik resistance, titik support adalah titik dimana diperkirakan menjadi titik harga terendah suatu saham pada periode tertentu. Setelah menyentih titik support diperkirakan harga saham tersebut akan memantul naik dan pada saat inilah waktu yang tepat untuk Buy (membeli) suatu saham.

Namun bukan berarti setiap kali suatu saham menyentuh titik supportnya maka akan memantul naik. Bisa juga menembus titik supportnya dan jatuh lebih dalam. Pada titik inilah anda harus melakukan cutloss untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Untuk memperjelas apa yang sudah dipaparkan di atas anda dapat melihat gambar di bawah ini:

Mengenal Analisis Teknikal
Sumber: www.babypips.com

Tujuan Analisis Teknikal

Ada beberapa tujuan seorang trader menggunakan analisis teknikal diantaranya adalah:

  1. Menentukan waktu untuk membeli atau menjual suatu saham
  2. Menentukan entry point ataupun exit point suatu saham
  3. Menentukan trend suatu saham

Indikator Analisis Teknikal

Ada beberapa indikator yang sering digunakan oleh para trader dalam membantu menganalisis suatu saham untuk mendapatkan hasil yang maksimal diantaranya adalah:

  1. Moving Average
  2. Stochastic Oscilator
  3. RSI (Relative Strenght Index)
  4. Bollinger Band
  5. Fibonacci Retracement
  6. MACD (Moving Average Convergence/Divergence)

Untuk lebih lengkap mengenai Indikator Analisis teknikal dapat dibaca di:

  • Indikator Analisis Teknikal Populer (In Development)

Kelebihan Analisis Teknikal:

1. Fokus dengan Harga

Dikarenakan analisis teknikal hanya berfokus pada pergerakan harga saham maka anda tidak perlu pusing memikirkan berita-berita yang beredar di luaran. Berbeda dengan analisis fundamental yang harus memerhatikan aspek makro dan mikro ekonomi beserta berita-berita yang beredar.

2. Memiliki Entry dan Exit Point yang Jelas

Berbeda dengan analisis fundamental yang tidak bisa memperkirakan titik keluar dan masuk dari suatu saham. Analisis Teknikal mampu memberikan titik yang jelas kapan untuk buy atau sell suatu saham. Hal ini menyebabkan anda menjadi lebih mudah menentukan keputusan dalam melakukan trading.

Kekurangan Analisis Teknikal:

1. Tidak Objektif

Dalam melakukan analisis teknikal terkadang hasil yang muncul bisa berbeda-beda. Hal ini dikarenakan oleh penggunaan sudut pandang serta indikator yang berbeda. Hal ini terkadang menyebabkan bias dikalangan para trader saham. Walau berbeda, sebenarnya trend yang muncul pastilah tidak berbeda jauh.

2. Level Harga Support dan Resistance yang Selalu Berubah

Bila suatu saham telah melewati titik support maupun resistance nya maka harus ditentukan titik yang baru. Oleh karena itu untuk melakukan analisis teknikal dibutuhkan dedikasi yang tinggi dan ketekunan dalam memperhatikan pergerakan harga saham.

Berbeda dengan analisis fundamental yang biasanya cukup dianalisis setiap 3 bulan yaitu ketika dirilis laporan keungan yang baru. Walau membutuhkan dedikasi yang lebih tinggi, analisis teknikal mampu memberikan untung yang lebih cepat dan besar bila dilakukan dengan cara dan prosedur yang tepat.

Kesimpulan:

  • Analisis teknikal dapat digunakan untuk menentukan pergerakan harga saham dalam jangka waktu pendek
  • Analisis teknikal penting untuk mempredikasi harga berdasarkan pola harga pada masa lalu
  • Analisis teknikal bisa saja salah maka diperlukan prinsip cut-loss

Bagi anda yang ingin belajar analisis fundamental juga bisa membacanya di:

Semoga artikel kali ini dapat membantu anda semua untuk mengenal analisis teknikal secara lebih mendalam. BIla anda pertanyaan dan kesulitan dalam mengenal analisis teknikal bisa mengirimkan komentar atau bisa juga langsung Join Line Square InvestaZee.

Terima kasih

 

 

Ayo Bagikan Informasi ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *