Rasio Analisis Fundamental

5 Rasio Analisis Fundamental Saham

Sebagai investor saham pasti anda sudah sering menganalisis laporan keuangan dari suatu emiten. Namun sadarkah anda sebenarnya ada cara lebih mudah dalam menganalisis kesehatan fundamental suatu emiten. Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas tentang 5 Rasio Analisis Fundamental Saham yang dapat membantu anda lebih mudah dalam menganalisis sebuah perusahaan.

Bagi anda yang ingin mengenal apa itu analisis fundamental bisa membaca di:

Sebenarnya ada cukup banyak rasio yang bisa digunakan dalam melakukan analisis fundamental saham. Namun saya hanya akan membahas 5 Rasio Analisis Fundamental Saham yang paling banyak digunakan oleh investor di seluruh dunia.

Dengan adanya rasio-rasio dalam analisis fundamental akan membantu anda semua dalam menganalisis suatu perusahaan tanpa perlu membaca laporan keungannya.

Hal ini akan membantu anda yang baru mula mencoba untuk menjadi investor saham. Saya sendiri pun merasa terbantu dengan adanya rasio ini di awal masuknya saya ke dunia investasi saham.

Tidak perlu berlama-lama lagi. Mari kita bahas apa saja rasio analisis fundamental saham yang paling sering di gunakan.

5 Rasio Analisis Fundamental Saham:

1.EPS (Earning Per Share)

Rasio ini sangat penting untuk diperhatikan karena memberikan informasi tentang laba bersih yang diperoleh per lembar sahamnya.

EPS didapatkan dengan rumus:

Earn Per Share = (Laba bersih – Pajak – Dividen)/ Jumlah saham beredar

Biasanya EPS yang tinggi menunjukan kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba yang besar sehingga mencerminkan kesehatan perusahaan yang baik.

Namun EPS yang tinggi tidak selalu menunjukan laba perusahaan yang besar namun bisa juga dipengaruhi oleh jumlah saham beredar yang sedikit.

Oleh karena itu sebaiknya EPS tetap dipadukan dengan rasio analisis fundamental lainnya dalam menentukan keputusan untuk membeli sebuah saham.

INTI

 . . .  Read More

Mengenal Analisis Teknikal

Bagi anda yang nantinya kelak ingin menjadi seorang trader saham yang sukses maka ada baiknya anda mengenal analisis teknikal terlebih dahulu. Mengenal analisis teknikal harus didalami oleh seorang trader karena menjadi dasar dari trading saham itu sendiri.

Terkadang masih banyak dari anda yang bingung dan menganggap analisis teknikal merupakan suatu hal yang sulit untuk dimengerti dan dipahami.

Namun sebenarnya di balik semua kesulitan yang ada. Analisis Teknikal memberikan manfaat yang besar dan sudah dirasakan oleh ribuan traders di seluruh dunia.

Oleh karena itu jangan mau ketinggalan untuk mengenal analisis teknikal itu sendiri.

Mari kita mulai mengenal analisis teknikal secara lengkap dan rinci:

Definisi Analisis Teknikal:

Agar anda lebih mengerti langsung saja kita lihat definisi dari ANALISIS TEKNIKAL itu:

Suatu metode analisis yang digunakan untuk mempelajari perilaku pasar melalui sebuah media grafik atauchart yang bertujuan untuk mencari peluang serta arah pergerakan harga kedepan berdasarkan siklus harga sebelumnya.

3 Jenis Chart dalam Analisis Teknikal

Tidak dapat dipungkiri bahwa chart atau yang kita kenal dengan kata grafik sudah menjadi makanan sehari-hari dari para trader. Bagi anda yang belum terlalu mengenal analisis teknikal pasti belum mengerti mengenai ketiga grafik yang menjadi dasar dari analisis teknikal. Oleh karena itu dibawah ini merupakan 3 Jenis Chart yang ada  di dalam Analisis Teknikal:

1. Line Chart 

Line chart merupakan grafik dasar pada analisis teknikal. Line chart memberikan informasi tentang harga penutupan pada periode tertentu. Chart ini dibentuk dengan cara menghubungkan harga penutupan setiap periodenya.

Biasanya Line Chart digunakan untuk:

1. Mempelajari trend jangka panjang

2. Membandingkan berbagai variabel dalam grafik.

2. Bar Chart

Bar chart memberikan informasi yang lebih lengkap bagi para trader dibandingkan Line Chart. Bar chart memberikan informasi tentang rentang harga perdagangan (High & Low) serta harga pembukaan dan penutupan. Walau lengkap, bar chart sendiri terkadang lebih sulit diamati karena biasanya disajikan hanya dalam satu warna dan garisnya yang tipis.

3. Candle Stick Chart

Grafik ini paling banyak digunakan oleh para trader di seluruh dunia. Grafik ini memberikan data yang paling lengkap serta memiliki tampilan visual yang paling mudah untuk diamati. Candle stick memberikan informasi yang sama lengkapnya dengan Bar Chart, yaitu rentang harga, harga pembukaan dan penutupan.

Dibawah ini merupakan bagian-bagian dari candle stick chart:

Dibawah ini adalah contoh perbandingan pergerakan harga saham yang disajikan dengan jenis chart yang berbeda:

Konsep Dasar Analisis Teknikal:

Ada 3 hal mendasar yang wajib diketahui dalam analisis teknikal diantaranya adalah:

1.Trend

Trend adalah kecenderungan arah grafik secara keseluruhan pada pergerakan harga saham. Ada 3 jenis trend dalam analisis teknikal yaitu:

1. Up (Bullish)

Harga saham cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Bila . . .  Read More

Mengenal Stock Split Secara Mendalam

Dalam gerakan #MengenalIstilahSaham kali saya akan mengajak anda untuk mengenal stock split. Banyak orang belum mengenal stock split secara mendalam. Oleh karena itu mari kita bahas apa itu Stock Split secara keseluruhan.

Definisi

Stock split adalah salah satu contoh dari corporate action yang dilakukan oleh emiten (perusahaan yang sudah go public) untuk mengubah harga sahamnya dengan memecah nominal saham menjadi lebih kecil secara proporsional.

Pemecahan nominal saham tersebut dipecah berdasarkan rasio tertentu (misalkan 1:2 atau 1:10) sehingga kepemilikan modal anda tidak akan berubah.

Stock Split mengakibatkan bertambahnya jumlah saham beredar karena adanya penurunan nominal suatu saham.

Agar lebih mengerti, stock split dapat dianalogikan sebagai seloyang kue. Pada awalnya kue masih utuh, lalu ketika di split/ di pecah makan akan terdapat beberapa bagian kecil sehingga dapat dibagikan kepada lebih banyak orang.

Contoh nyatanya adalah bila suatu emiten yang memiliki harga saham Rp. 1000 dan melakukan stock split dengan rasio 1 : 10 maka sekarang harga saham yang beredar di bursa akan menjadi Rp. 100 per lembarnya.

Jika anda memiliki 1 lot saham tersebut di harga Rp.1000 setelah stock split anda akan memiliki 10 lot saham dengan harga Rp.100. Jadi modal yang anda miliki sama sekali tidak berubah…

Sudah ada bayangan terkait stock split ?

Latar Belakang

Mengapa Stock

 . . .  Read More

Mengenal Analisis Fundamental

Mengenal Analisis Fundamental

Anda pastinya tidak mau membeli saham tanpa mengetahui kualitas yang saham yang anda beli bukan ?Isitlahnya “Jangan membeli kucing dalam karung”, oleh karena itu marilah mengenal analisis fundamental yang akan sangat berguna bagi anda semua.

Analisis fundamental akan mengajak anda sekalian lebih mengenal perusahaan yang kalian beli beserta dengan potensi bisnisnya.

Analisis Fundamental sesuai namanya akan mengajak anda untuk menganalisis terkait dasar dari suatu perusahaan, yaitu laporan keuangannya.

Anda akan membaca banyak laporan keuangan beserta angka-angka yang cukup banyak, namun jangan lah hal tersebut membuat anda gentar. Sekarang banyak aplikasi yang menyediakan rasio-rasio dari laporan keuangan yang dapat menjadi patokan anda untuk melihat apakah suatu perusahaan tergolong sehat laporan keuangannya atau tidak. Hal ini sangat memudahkan anda sekalian yang baru saja memulai untuk berinvestasi dan ingin melakukan analisis fundamental. Untuk melihat rasio-rasio keuangan suatu saham anda dapat melihatnya di aplikasi RTI Bussiness.

Analisis ini menjadi sangat berkembang di masyarakat, terutama kalangan muda yang perjalanan investasinya masih panjang. Selain itu, analisis ini menjadi sangat populer karena salah satu investor tersukses, yaitu Warren Buffet menggunakan analisis fundamental untuk menentukan saham-saham yang bagus.

Bagi anda yang belum mengenal siapa itu Warren Buffet dapat membaca artikel dibawah :

Fundamental Analysis : Fair Value

Pada dasarnya analisis fundamental adalah analisis yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dari suatu saham.

Apa sih nilai wajar itu ?

Nilai wajar suatu saham adalah nilai dari suatu saham berdasarkan data-data keuangannya tanpa dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal, jadi murni hanya melihat dari laporan keuangannya saja.

Laporan keuangan yang sering digunakan dalam analisis terkait harga wajar adalah Neraca Keuangan dan Laporan Laba Rugi. Bila anda ingin mudah, anda dapat melihat harga buku per lembar sahamnya atau Book Value Per Share, harga wajar tidak akan berbeda jauh dengan nilai tersebut.

Dengan mengetahui harga wajar dari suatu saham anda akan lebih tenang bila mendadak harga saham tersebut anjlok, karena anda mengetahui saham yang anda beli merupakan perusahaan yang sehat secara keuangan dan pasti akan kembali ke harga wajarnya setelah market normal kembali.

Melalui analisis fundamental anda dapat menentukan apakah suatu saham harganya sudah terlalu mahal atau masih bisa disebut murah ( under value ). Jadi belum tentu saham yang harganya tinggi memiliki harga wajar yang tinggi juga, bisa saja dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal yang hanya bersifat sementara.

Apa saja sih yang dibutuhkan untuk melakukan analisis fundamental ?

Yang paling dibutuhkan untuk melakukan analisis fundamental adalah laporan keuangan.

Laporan keuangan suatu perusahaan dapat anda lihat pada website resmi PT Bursa Efek Indonesia.

Selain itu berita-berita terkait dengan suatu perusahaan juga menjadi hal yang dibutuhkan dalam melakukan analisis fundamental. Berita-berita tersebut dapat dengan mudah anda dapatkan melalui berbagai portal berita seperti Kontan.co.id

Kalau anda tidak ingin repot-repot mendownload dan menganalisa laporan keuangan, anda dapat melihat hasil jadinya melalui aplikasi online dari sekuritas tempat anda membuka rekening saham.

Biasanya setiap sekuritas sudah menyiapkan data-data yang sudah diolah beserta rasio-rasio yang dapat membantu anda menilai kualitas suatu perusahaan tanpa harus repot-repot membaca laporan keuangan

Dibawah ini merupakan gambar contoh data fundamental dari suatu perusahaan yang sudah disiapkan oleh sekuritas..

Ada 5 Rasio yang biasanya digunakan dalam analisis Fundamental, diantaranya :

  1. EPS ( Earn Per Share )
  2. PER ( Price to Earning Ratio )
  3. PBV ( Price to Book Value )
  4. ROE ( Return to Equity )
  5. DER ( Debt to Equity Ratio )

Untuk lebih lengkap terkait ke-5 rasio tersebut anda dapat membacanya di artikel :

Lalu bagaimana menganalisis laporan keuangan atau data keuangan yang sudah didapatkan ?

  1. Bandingkan laporan keuangan suatu perusahaan dengan kinerja perusahaan tersebut pada masa lampau, perusahaan yang baik laba bersih perusahaannya akan meningkat terus.
  2. Bandingkan kinerja suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya yang bergerak pada sektor yang sama, sehingga anda dapat melihat mana perusahaan yang memimpin pada sektor tersebut.
  3. Pilihlah saham yang memiliki kinerja yang baik, tercermin dari peningkatan laba bersih yang konstan dan tidak memiliki utang yang berlebihan.

Setiap analisa . . .  Read More

6 hal penting saat memilih sekuritas

6 Hal Penting Saat Memilih Sekuritas

Selamat datang kembali di artikel yang berjudul “6 Hal Penting Saat Memilih Sekuritas”. Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih broker atau perusahaan sekuritas untuk investasi atau trading saham. Sehingga anda dapat memilih sekuritas yang tepat untuk anda.

6 Hal Penting Saat Memilih Sekuritas :

1. Legalitas Sekuritas

Hal ini menjadi hal yang paling penting dalam menentukan sekuritas, anda pasti tidak mau kan menginvestasikan uang anda melalui broker saham yang ilegal ?

Suatu sekuritas bisa disebut legal bila terdaftar resmi di website BEI dan semua aktivitas keuangannya diawasi oleh OJK ( Otoritas Jasa Keuangan ). Selain itu sekuritas juga harus memiliki Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB)

Dengan memilih perusahaan sekuritas yang terdaftar resmi di IDX dan diawasi oleh lembaga-lembaga resmi maka anda akan bisa melaporkan masalah yang ada ke BEI (Bursa Efek Indonesia) ataupun ke Bapepam-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan), sehingga anda dapat merasa tenang dan tidak takut terhadap kemungkinan penyalahgunaan terhadap uang anda.

Untuk Melihat daftar-daftar sekuritas yang resmi, anda dapat melihatnya di website resmi IDX dengan mengkliknya DISINI.

Memilih sekuritas yang legal menjadi sangat penting di tengah kondisi maraknya penipuan yang terjadi di masyarakat kita.

Jadilah masyarakat yang cerdas, sehingga tidak mudah diiming-imingi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Cek Biaya Transaksi

Semua orang pasti menyukai semua hal yang gratis. Namun seperti yang anda ketahui bahwa di dunia ini tidak ada yang gratis, sama halnya dalam berinvestasi saham. Ada biaya yang dibebankan kepada anda dala setiap transaksi yang anda lakukan.

Setiap kali anda melakukan transaksi jual-beli saham perusahaan sekuritas akan menerapkan biaya terhadap jumlah transaksi anda. Jumlahnya memang tidak besar, dan diberlakukan dalam bentuk persentase. Fee dari transaksi jual beli saham sudah ada aturannya, aturannya adalah

Fee Beli :  < 0,20%

Fee Jual :  <0,30%

Anda dapat memilih broker dengan biaya transaksi yang tidak terlalu mahal agar anda dapat memaksimalkan keuntunan dari setiap penjualan atau pembelian saham anda. Anda dapat melakukan perbandingan antara masing-masing broker saham dalam hal biaya transaksi dan menentukan yang termurah, namun fee yang murah belum tentu menjamin kualitas dari pelayanan sekuritas tersebut.

Jadi jangan menjadikan fee jual/beli sebagai satu-satunya patokan dalam menentukan sekuritas yang baik. Anda juga harus memperhatikan pelayanan yang diberikan oleh sekuritas tersebut sehingga anda mendapatkan value yang lebih dari apa yang ada bayarkan.

3. Jumlah Setoran Awal

Banyak sekuritas yang masih menentukan jumlah minimum bagia anda untuk melakukan setoran awal misalkan Rp 5.000.000-Rp 10.000.000. Mahal sekali bukan ?

Namun anda tidak perlu khawatir, sekarang ini makin banyak perusahaan sekuritas yang memberlakukan setoran awal yang tidak membebani anda sekalian. Cukup dengan Rp. 100.000 ( Seratus Ribu Rupiah ).

Ya benar, dengan seratus ribu rupiah anda sudah dapat membuka rekening saham, murah bukan ?

Sekarang sudah bukan jamannya lagi untuk takut berinvestasi karena tidak memiliki modal yang besar. Terlebih pemerintah sedang menggalang kampanye “YUK NABUNG SAHAM” yang mempermudah seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadi investor di pasar modal.

Jadi saran saya bagi anda yang baru memulai untuk berinvestasi saham, pilihlah broker yang memberikan kemudahan dalam melakukan setoran awal, karena belajar berinvestasi saham tidak harus dilakukan dengan nominal yang besar.

4. Memiliki Aplikasi Online yang Berkualitas

Pada era modern ini semua aktivitas sudah bisa dilakukan secara online, begitu juga dengan transaksi saham. Sekarang perusahaan-perusahaan sekuritas sudah banyak yang merilis aplikasi online untuk memudahkan nasabahnya dalam melakukan jual-beli saham.

Sekuritas yang sudah memiliki aplikasi online pasti akan memudahkan anda untuk bertransaksi. Namun kualitas dari masing-masing aplikasi online yang disediakan oleh setiap sekuritas berbeda-beda.

Ada yang memiliki tampilan yang user-friendly namun ada yang memiliki tampilan yang cukup kompleks terutama bagi anda yang masih baru belajar akan sangat merepotkan bukan ?

Jadi sebelum menentukan broker yang cocok, anda perlu melihat bagaimana kualitas dari aplikasi online yang mereka sediakan. Apakah cocok dengan anda ?

Berikut merupakan contoh dari aplikasi online trading dari beberapa sekuritas yang berbeda :

5. Menyediakan Program Edukasi

Hal ini yang sangat penting untuk anda yang baru memasuki dunia investasi saham. Banyak broker yang sudah menyediakan program edukasi untuk membimbing para nasabahnya untuk makin mengerti seluk beluk dunia investasi saham.

Jangan memilih sekuritas yang jarang menyediakan kelas edukasi bahkan tidak menyediakannya sama sekali.

Karena selain anda tidak bisa belajar lebih dalam terkait dengan dunia saham, hal ini juga menunjukan bahwa sekuritas tersebut tidak memiliki integritas dalam menjalankan bisnisnya.

Program edukasi yang biasanya disediakan dapat berupa :

  1. Webinar ( Seminar Online )
  2. Kelas Pembelajaran
  3. Melalui Forum Edukasi

Dalam memilih broker yang cocok anda perlu memperhatikan hal ini, karena broker yang baik tidak hanya akan mengambil untung dari para nasabahnya, namun juga akan mengedukasi dan membimbing nasabahnya untuk lebih mengenal saham.

6.

 . . .  Read More

Cara mulai investasi saham

4 Langkah Memulai Investasi Saham

Terkadang saat memulai hal baru pasti anda merasa bingung. Sama hal nya saat memulai berinvestasi saham. Sebenarnya banyak masyarakat modern yang ingin berinvestasi saham namun masih bingung cara untuk memulainya. Oleh karena itu saya akan menjelaskan cara memulai investasi saham dengan bahasa yang mudah anda mengerti.

Untuk gambaran besarnya, anda dapat menonton video singkat nya :

Video Singkat Cara Memulai Investasi Saham”

Cara untuk memulai berinvestasi saham  tidak sulit dan saya percaya anda pasti bisa melakukannya dengan mudah. Cukup ikuti langkah-langkah yang akan saya berikan agar anda dapat memulai bertransaksi di pasar modal.

Cara Memulai Investasi Saham

1. Tentukan Perusahaan Sekuritas ( Broker Saham )

Sebelum anda bisa membeli saham, yang anda perlukan adalah broker, apa itu broker ?

Broker saham atau yang sering disebut dengan perusahaan sekuritas adalah sebuah lembaga keuangan yang akan menghubungkan investor individu dengan Bursa Efek Indonesia. Sehingga anda akan bisa membeli saham yang ada di bursa.

Ada cukup banyak perusahaan sekuritas yang ada di Indonesia. Untuk mengetahui lebih detil hal yang perlu anda perhatikan dalam menentukan Sekuritas yang baik, anda dapat membacanya disini :

2. Buat Rekening

 . . .  Read More

Apa sih analisis saham itu

Apa Itu Analisis Saham ?

Pasti dari kalian masih banyak yang belum mengetahui apa itu analisis saham, kenapa perlu dianalisis dll. Namun salah satu ilmu yang tidak akan pernah ada habisnya adalah ilmu untuk menganalisis saham itu sendiri, ilmu ini selalu akan berkembang dan berubah secara dinamis mengikuti perkembangan dunia ekonomi. Cukup sulit pastinya bagi saya bila saya harus menjelaskan dasar analisis saham ini secara mendetil, karena topik pembahasannya akan menjadi sangat luas, namun bagi anda yang baru memulai, ada beberapa cara mudah dalam menganalisis saham yang tidak perlu ribet.

Pada dasarnya, analisis saham dibagi menjadi dua, yaitu :
  1. Analisis Fundamental
  2. Analisis Teknikal

Tidak banyak bukan ? Namun segera anda akan mengetahui betapa banyak dan bervariasinya teknik dalam menganalisis saham, namun tenang saja, saya tidak akan menjelaskan terlalu dalam sehingga membuat anda bingung, cukup memahami konsep dasarnya saja sudah cukup bagi yang baru belajar investasi saham. Karena seiring berjalannya waktu, anda akan semakin banyak tahu, belajarlah secara berkala dan pasti anda akan lebih mengerti, dan yang terpenting, jangan lupa untuk mempraktekannya ya di pasar modal.

Untuk mudahnya ilmu untuk menganalisis saham diciptakan untuk membantu para investor dan traders saham untuk mencapai tujuannya masing-masing. Investor memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang dengan memilih saham-saham berfundamental baik yang belum terlalu mahal.

Sedangkan para trader saham memiliki pandangan untuk mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan volatilitas harga saham (membeli di harga murah dan menjual di harga tinggi). Walaupun sama-sama mengejar keuntungan maksimal namun cara yang ditempuh bermacam-macam.

Oleh karena itu ada dua analisis saham yang utama yaitu analisis teknikal dan analisis fundamental demi menyediakan sarana analisis yang tepat.

Untuk hal yang lebih mendetil terkait dengan analisis saham bisa klik tulisan analisis fundamental dan teknikal diatas.

Belajar mengenai analisis saham tidak bisa dilakukan secara cepat dan sehari mengerti. Namun harus dipelajari melalui praktek langsung dan literasi yang cukup banyak, waktu yang diperlukan juga tidaklah sedikit.

Belajar analisis saham memerlukan dedikasi yang tinggi. Oleh karena itu anda perlu berjuang. Sekian penjelasan dari saya.

Terimakasih

Apa Sih saham itu

Apa sih SAHAM itu ???

 Apa sih saham itu ? Mari mengenal apa itu saham secara lebih dalam lagi, saya akan berusaha menjelaskan pengertian apa itu saham menggunakan bahasa yang pastinya akan mudah dimengerti oleh pembaca. Tidak perlu memiliki pengetahuan yang luas terkait ilmu ekonomi atau akuntansi, cukup dengan adanya kemauan untuk belajar sudah cukup untuk memulai investasi saham. Sebelum memulai apa, saya akan bertanya apa yang akan terlintas di kepala anda bila mendengar kata SAHAM ?

  1. Mahal…
  2. Hanya untuk kaum berpendidikan
  3. Ribet
  4. Resiko tinggi

Hal yang disebutkan diatas merupakan alasan yang biasa digunakan oleh orang ketika diajak berinvestasi saham. Pasti anda juga pernah berpikir demikian kan ? Namun saya asumsikan ketika anda membaca blog ini dipastikan anda sudah mampu mengatasi keraguan terkait dengan hal yang saya sudah sebutkan diatas. Selamat atas hal tersebut… Mari kita telusuri lebih jauh apa itu SAHAM
=&0=& adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.
Bila anda perhatikan dari pengertian diatas, maka dengan membeli saham, sama saja dengan anda telah menjadi pemilik dari suatu perusahaan tersebut, walau hanya dalam jumlah yang kecil. Namun hal tersebut bukanlah suatu masalah bukan (?)

Konsep dasar dari saham dapat dianalogikan seperti ini :

Misalkan Pak Anton ingin membuka sebuah restoran bernama “WesRapopo”, dana yang dibutuhkan adalah 10 juta, namun sekarang Pak Anton hanya memiliki uang 5 juta. Oleh karena itu agar cita-citanya tercapai, Pak Anton mengajak 5 orang temannya yang lain untuk masin-masing meminjamkan uang 1 juta sehingga terkumpulah uang sebesar 5 juta rupiah, sehingga Pak Anton pun dapat membuka restoran yang ia inginkan tersebut.

Proses ketika Pak Anton berusaha mengumpulkan uang sebesar 5 juta dari teman-temannya sering disebut dengan penawaran saham, dan teman-teman Pak Anton yang memberi uang @1 juta secara tidak langsung memiliki saham senilai 1 juta pada restoran “WesRapopo”. Bila restoran ini menjadi ramai dan menghasilkan untung yang besar, teman-teman Pak Anton berhak untuk mendapatkan sebagian dari keuntungannya tersebut, hal ini sering dikenal dengan nama dividen saham. Ini hanya analogi singkat untuk lebih mengetahui mendalam dapat membaca artikel-artikel terkait…

Mengapa harus SAHAM ?

Pasti anda bertanya-tanya kenapa saya harus berinvestasi di saham ? Bukannya lebih baik uang yang saya miliki ditabung agar tidak berkurang jumlahnya dan tidak memiliki resiko ?

Pada dasarnya anda harus mengetahui perbedaan antara JUMLAH UANG & NILAI UANG.

  • Jumlah Uang adalah nominal yang tertera pada pecahan uang tersebut, misalkan Rp100.000,

 . . .  Read More