Apa sih SAHAM itu ???

(Last Updated On: 28 Juni 2018)

 Apa sih saham itu ? Mari mengenal apa itu saham secara lebih dalam lagi, saya akan berusaha menjelaskan pengertian apa itu saham menggunakan bahasa yang pastinya akan mudah dimengerti oleh pembaca. Tidak perlu memiliki pengetahuan yang luas terkait ilmu ekonomi atau akuntansi, cukup dengan adanya kemauan untuk belajar sudah cukup untuk memulai investasi saham. Sebelum memulai apa, saya akan bertanya apa yang akan terlintas di kepala anda bila mendengar kata SAHAM ?

  1. Mahal…
  2. Hanya untuk kaum berpendidikan
  3. Ribet
  4. Resiko tinggi

Hal yang disebutkan diatas merupakan alasan yang biasa digunakan oleh orang ketika diajak berinvestasi saham. Pasti anda juga pernah berpikir demikian kan ? Namun saya asumsikan ketika anda membaca blog ini dipastikan anda sudah mampu mengatasi keraguan terkait dengan hal yang saya sudah sebutkan diatas. Selamat atas hal tersebut… Mari kita telusuri lebih jauh apa itu SAHAM

Saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.

Bila anda perhatikan dari pengertian diatas, maka dengan membeli saham, sama saja dengan anda telah menjadi pemilik dari suatu perusahaan tersebut, walau hanya dalam jumlah yang kecil. Namun hal tersebut bukanlah suatu masalah bukan (?)

Konsep dasar dari saham dapat dianalogikan seperti ini :

Misalkan Pak Anton ingin membuka sebuah restoran bernama “WesRapopo”, dana yang dibutuhkan adalah 10 juta, namun sekarang Pak Anton hanya memiliki uang 5 juta. Oleh karena itu agar cita-citanya tercapai, Pak Anton mengajak 5 orang temannya yang lain untuk masin-masing meminjamkan uang 1 juta sehingga terkumpulah uang sebesar 5 juta rupiah, sehingga Pak Anton pun dapat membuka restoran yang ia inginkan tersebut.

Proses ketika Pak Anton berusaha mengumpulkan uang sebesar 5 juta dari teman-temannya sering disebut dengan penawaran saham, dan teman-teman Pak Anton yang memberi uang @1 juta secara tidak langsung memiliki saham senilai 1 juta pada restoran “WesRapopo”. Bila restoran ini menjadi ramai dan menghasilkan untung yang besar, teman-teman Pak Anton berhak untuk mendapatkan sebagian dari keuntungannya tersebut, hal ini sering dikenal dengan nama dividen saham. Ini hanya analogi singkat untuk lebih mengetahui mendalam dapat membaca artikel-artikel terkait…

Mengapa harus SAHAM ?

Pasti anda bertanya-tanya kenapa saya harus berinvestasi di saham ? Bukannya lebih baik uang yang saya miliki ditabung agar tidak berkurang jumlahnya dan tidak memiliki resiko ?

Pada dasarnya anda harus mengetahui perbedaan antara JUMLAH UANG & NILAI UANG.

  • Jumlah Uang adalah nominal yang tertera pada pecahan uang tersebut, misalkan Rp100.000, Rp50.000 dll.
  • Nilai Uang terkait dengan apa yang bisa anda beli atau dapatkan dengan jumlah uang tersebut

Bila anda menabung uang di bank, sebut saja Rp.100.000, memang benar uang anda tidak akan berubah nominalnya, bahkan ditambah oleh bunga dari bank yang sangat kecil itu. Namun pernahkah anda bayangkan apa yang bisa anda dapatkan dengan uang Rp.100.000 pada tahun ’90, cukup banyak bukan ? Anda dapat membeli cukup banyak barang, mungkin cukup untuk keperluan sebulan. Namun sekarang ? Uang 100 ribu tersebut hanya bisa untuk membeli barang tidak banyak jumlahnya, hal inilah yang kita kenal dengan nama inflasi atau penurunan nilai mata uang, jadi siapa bilang uang kita tidak berkurang saat ditabung di bank ?

Lalu bagaimana cara melawan inflasi tesebut ?

Investasi merupakan salah satu cara yang cukup efektif dalam melawan inflasi tersebut.

Sumber : FIle Sekolah Pasar Modal IDX

Dapat terlihat jelas bukan apa yang terjadi dengan uang yang kita miliki ? Inilah mengapa dibutuhkan investasi yang memadai dalam rangka melawan tingkat inflasi tersebut.

Investasi kan bukan hanya saham (?)

Benar, namun investasi yang memberikan return paling besar tetaplah dipegang oleh SAHAM

Sumber : www.catatankeluargamuda.com/cara-menabung-saham/

Pasti lebih jelas kan ketika anda melihat grafik yang saya sajikan ? Walau grafik saham lebih berfluktuasi namun pada jangka panjang, saham akan memberika untung yang lebih besar… Sudah mulai lebih tertarik investasi saham ? Sabar, masih banyak yang perlu dipelajari lagi 😉

Jadi Kesimpulan dari paparan saya kali ini adalah :

  1. Membeli saham = Menjadi pemilik dari perusahaan tersebut
  2. Saham merupakan Investasi yang mampu melawan tingkat inflasi

Sekian artikel berjudul “Mari Mengenal Apa itu Saham”

Bagi anda yang ingin berinvestasi saham namun belum mengerti bagaimana caranya bisa langsung membacanya di:

Semoga dapat membantu anda semua untuk lebih mengerti apa sih saham itu dan bila ada pertanyaan bisa langsung dituliskan di kolom komentar atau bergabung dengan Line Square kami.

 

Ayo Bagikan Informasi ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *